Home / Berita Umum / Penyelenggara Konser Dangdut di Tegal Kemungkinan Akan Dipidanakan

Penyelenggara Konser Dangdut di Tegal Kemungkinan Akan Dipidanakan

Penyelenggara Konser Dangdut di Tegal Kemungkinan Akan Dipidanakan – Penyelenggaraan konser dangdut di Tegal pada Rabu, 23 September 2020 lalu berbuntut jauh. Menteri ketua sisi kebijakan, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD turut angkut bicara dan juga memohon aparat kepolisian mempidanakan penyelenggara konser dangdut.

keadaan itu disampaikan Mahfud lewat akun Twitternya @mohmahfudmd ketika Mahfud menjawab cuitan dari KH Mustofa Bisri yang pun memposting tercantol gelaran dangdut di Tegal. di postingan itu, Gus Mus menanggapi kabar Newbet188 yang menyebut jika polisi tak berani meniadakan acara dangdutan itu.

memang situasi itu sangat disayangkan Gus @gusmusgusmu. saya sudah berharap Polri untuk mencetak hukum ini menjadi perbuatan pidana, jelas Mahfud di akun Twitternya.

Mahfud juga berharap, pertandingan strategi ikut menangani bakal yang diduga terlibat di pesta itu. menilik, sekaliannya sudah berkomitmen di DPR tercantel keadaan tersebut.

Gubernur Jawa Tengah, memberi Pranowo pun setuju dengan penjelasan Mahfud MD itu. lebih-lebih, dirinya menerangkan bahwa Polda Jawa Tengah sudah bergerak untuk menyelidik masalah ini.

Polda sudah (beraksi), sebab Kamis lalu sudah dijalankan mekanisme, jelas padahan ditemui di rumah dinasnya, Sabtu (26/9).

balasan sudah memperoleh informasi berhubungan pasal apa yang disiapkan buat menindaklanjuti masalah itu. Polisi lanjut pahala sudah mencawiskan paling tidak dua pasal, ialah melalaikan apa yang menjadi tugas penegak hukum serta kedua melanggar sebab versus pekerja.

aku sudah dapat pernyataan itu, ada dua pasal yang disiapkan polisi untuk perkara ini. Mudah-mudahan sungguh mekanisme ini sanggup berjalan, maka kelak apapun yang diputuskan kadi berdasarkan aku ini hendak menjadi penataran yang positif, terangnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menginformasikan apabila penelitian masalah dijalani berdasarkan keterangan Polisi bernomor LP/A/91/IX/2020/Jateng/Res Tegal Kota tertanggal 25 September 2020 dengan asumsi kesalahan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 berhubungan Kekarantinaan Kesehatan dan pasal 216 KUHP Ayat 1.

bonus pun sepakat apabila derby ketatanegaraan mengambil tindakan kepada apa yang dikerjakan kadernya itu. sikap tandas yang didapat partai garis haluan menurutnya mampu buat contoh.

Ini dapat jadi contoh yang paling indah untuk nantinya mampu merazia anggotanya. Apalagi, ini sudah mulai masa kampanye, jelasnya.

Pihaknya mencontohkan, di partainya PDI perjuangan, telah melakukan penyerasian untuk bikin peraturan. tidak cuma itu, dewan penegak disiplin pun sudah dibentuk di seluruh rupa.

Harapannya, mereka ini yang bakal menjaga. apabila masing-masing pertandingan menerapkan yang sama dan meraih tiap-tiap partainya, keinginan kita semuanya dapat tertib. Ini ada sedikit kaitannya, antara mereka yang bertugas sebagai majikan masyarakat ataupun yang bersiap melakukan tugas menjadi pemangku khalayak. contohnya, dalam kontestasi pilkada tahun ini, pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo mengadakan kegiatan pernikahan disertai hiburan dangdut. jadinya, konser dangdut yang berlangsung di lapangan itu melahirkan kelompok massa dengan membelakangi petunjuk kesehatan yang ketat.

Polri resmi mencopot posisi Kapolsek Tegal Selatan Joeharno dampak terselenggaranya perhelatan Panduan Taruhan Judi Bola disertai konser dangdut yang digelar Wakil pemimpin DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo di Lapangan Tegal Selatan, Rabu 23 September 2020 malam.

Kapolsek sudah diserahterimakan dan juga Kapolseknya dikontrol oleh Propam, perkataan Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2020).

Argo mengutarakan, Polri sungguh sungguh-sungguh menegakan ketentuan pemakaian aturan kesehatan penyelesaian penularan virus Corona atau Covid-19.

dirinya pula mengungkapkan, kalau sebelumnya pihaknya telah melaksanakan pemeriksaan pada 10 tanda tercantol penyelenggaraan pesta disertai konser dangdut kala wabah dan pun terlapor.

Polisi telah menerapkan pengamatan kepada 10 orang alasan dan juga terlapor Wasmad Edi Susilo, Wakil ketua DPRD Tegal, jelas Argo.

About webadmin